Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Beberapa Jenis Bunga dengan Metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazil)

Penulis

  • Munira Munira Poltekkes Aceh
  • Muhammad Nasir Departemen Biologi FMIPA USK
  • Halimatussakdiah Halimatussakdiah Poltekkes Kemenkes Aceh

DOI:

https://doi.org/10.30867/jifs.v4i1.564

Kata Kunci:

Rose flowers, hibiscus flowers, butterfly pea flowers, antioxidants, DPPH

Abstrak

Beberapa tanaman hias seperti bunga mawar (Rosa sp.), bunga kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis) dan bunga kembang telang (Clitoria ternatea) memiliki fungsi sebagai bahan obat. Bunga-bunga ini memiliki warna yang bervariasi. Warna-warna yang bervariasi pada bunga tersebut disebabkan  senyawa antosianin yang merupakan bagian metabolit sekunder dari flavonoid. Flavonoid merupakan salah satu bagian dari kelompok senyawa fenol dan flavonoid memiliki kemampuan sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar aktivitas antioksidan dari ekstrak bunga mawar, bunga kembang sepatu dan bunga telang. Penelitian ini bersifat eksperimental. Ekstraksi dilakukan secara maserasi dengan menggunakan pelarut etanol 70%. Penentuan uji aktivitas antioksidan menggunakan metode peredaman radikal bebas DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazil) yang diukur menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil uji aktivitas antioksidan diperoleh bahwa ekstrak bunga mawar dengan memiliki nilai IC50 18,39µg/ml dan bunga kembang sepatu dengan nilai IC50 3,56 µg/ml serta bunga telang dengan nilai IC50 9,44 µg/ml. Bunga kembang sepatu memiliki aktivitas antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan bunga mawar dan bunga telang.

Diterbitkan

2024-06-26

Cara Mengutip

Munira, M., Nasir, M., & Halimatussakdiah, H. (2024). Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Beberapa Jenis Bunga dengan Metode DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazil). JURNAL ILMIAH FARMASI SIMPLISIA, 4(1), 21–27. https://doi.org/10.30867/jifs.v4i1.564

Terbitan

Bagian

Original Research

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama