Uji Aktivitas Antioksidan dan Daya Hambat Ekstrak Temu Mangga (Curcuma mangga Val.) terhadap Staphylococcus aureus dan Propionibacterium acnes

Penulis

  • Verawaty Verawaty Akademi Farmasi Prayoga Padang
  • Tuty Taslim Akademi Farmasi Prayoga Padang
  • Permata Aschel Akademi Farmasi Prayoga Padang
  • Santa Enjelita Akademi Farmasi Prayoga Padang
  • Irene Puspa Dewi Akademi Farmasi Prayoga Padang

DOI:

https://doi.org/10.30867/jifs.v5i2.1033

Kata Kunci:

Antioksidan, Propionibacterium acnes, Staphylococcus aureus, Temu Mangga, Uji mikrobiologi

Abstrak

antioksidan merupakan salah satu yang dibutuhkan dalam mencegah bahaya dari radikal bebas, dimana radikal bebas dapat memicu terjadinya penyakit degeneratif dan antioksidan juga membantu dalam menghambat sel-sel rusak yang ada di dalam tubuh. Temu mangga  (Curcuma mangga Val.) merupakan tumbuhan yang memiliki kandungan senyawa antioksidan dan memiliki kemampuan menghambat bakteri Staphylococcus aureus dan Propionibacterium acnes. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antioksidan ekstrak temu mangga serta menguji daya hambatnya terhadap pertumbuhan mikroorganisme patogen. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak etanol temu mangga menghasilkan kadar flavonoid 2766.667 µgQE/g ekstrak. Uji DPPH menunjukkan nilai IC₅₀ ekstrak etanol temu mangga sebesar 15,878 µg/mL (kategori sangat kuat). Sebagai pembanding, vitamin C menunjukkan aktivitas tertinggi dengan IC₅₀ 1,8882 µg/mL. Hasil pengujian daya hambat antibakteri dengan menggunakan metode sumuran memberikan hasil bahwa ekstrak etanol Temu Mangga (Curcuma mangga Val.) memiliki efektivitas antibakteri Propionibacterium acnes dan Staphylococcus aureus. Daya hambat antibakteri ekstrak etanol temu mangga lebih kurang 1/2 kali daya antibakteri kontrol positif.

Diterbitkan

2025-11-28

Cara Mengutip

Verawaty, V., Taslim, T., Aschel, P., Enjelita, S., & Puspa Dewi, I. (2025). Uji Aktivitas Antioksidan dan Daya Hambat Ekstrak Temu Mangga (Curcuma mangga Val.) terhadap Staphylococcus aureus dan Propionibacterium acnes. JURNAL ILMIAH FARMASI SIMPLISIA, 5(2), 175–186. https://doi.org/10.30867/jifs.v5i2.1033

Terbitan

Bagian

Original Research