The Relationship Of Entrepreneur Behavior In The Implementation Of Hygien Sanitation With Food Management In The Home Industry

Penulis

  • Ambia Nurdin universitas abuyatama
  • Zakiyuddin Zakiyuddin Universitas Teuku Umar
  • Dewi Astini Universitas Abulyatama
  • Mulyadi Mulyadi Universitas Abulyatama
  • Mahyuddin Mahyuddin Universitas Abulyatama
  • Cut Megawati Universitas Abulyatama
  • Bukhari Usman Universitas Abulyatama
  • Idal Bahri Universitas Abulyatama

DOI:

https://doi.org/10.30867/asjo.v3i1.771

Kata Kunci:

Hygiene Sanitasi, Pengelolaan Makanan

Abstrak

Indoneia telah terjadi 115 kejadian luar biasa (KLB) karena keracunan pangan. Selain itu, diketahui pula bahwa keracunan pangan di Indonesia disebabkan oleh produk pangan olahan rumah tanga sebesar 40,87% dan produk pangan olahan sebanyak 24,35%. Home Industry makanan di Aceh Barat sebanyak 48 usaha sementara di Kecamatan Johan Pahlawan berjumlah sebanyak 40 usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku pengusaha dalam penerapan Hygiene sanitasi dengan pengelolaan makanan pada home industry di Kecamatan Johan pahlawan Kabupaten Aceh Barat. Penelitian ini adalah bersifat analitik deskriptif dengan desain Cross Sectional, dengan jumlah populasi 40 dengan sampel dalam penelitian ini adalah 40 pengusaha home industri di kecamatan johan pahlawan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan menggunakan metode Total Sampling. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan variabel independen (sikap dan tindakan) mempunyai hubungan dengan pengelolaan makanan dimana Pvalue < α (0,05) sedangkan Pengetahuan tidak memiliki hubungan dimana Pvalue > α (0,05). Kepada instansi terkait agar lebih meningkatkan lagi penyuluhan, pengawasan dan pemantauan terhadap Home Industry rumah tangga dan kepada pengusaha Home Industry rumah tangga agar lebih meningkatkan kesadarannya akan pentingnya mengelola makanan dengan baik.

Referensi

Ahmadi, A., 1999. Psikologi Sosial. Jakarta. Rieneka Cipta

Arikunto, S., (2006), Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Jakarta, Rineka

Cipta

Budiarto. Eko, 2001. Biostatistik untuk Kedokteran dan Kesehatan, Jakarta: EGC

Depkes RI, 2007. Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta

Depkes RI, 2009. Sistem Kesehatan Nasional. Jakarta

Hasbullah, 2005. Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan. Edisi Revisi PT. Raja Grafindo.

Persada. Jakarta.

Kaplan, Robert S. dan David P. Norton. 2000. Balanced Scorecard : Menerapkan.

Strategi Menjadi Aksi. Erlangga, Jakarta.

Liza, 2010. Otak Manusia, Neurotransmiter dan Stres. Dinkes kab Cirebon.

Maslim, Rusdi. (2004). Buku Saku Diagnosis Gangguan Jiwa (PPDGJ III). Jakarta : FK

Jiwa Unika Atmajaya.

Notoatmodjo. S, 2003, Metodologi Penelitian Kesehatan, PT Rineka Cipta, Jakarta

Suhar, 2005. Metodologi Penelitian Kesehatan, PT Rineka Cipta, Jakarta

Sugiono,2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. PT Rineka Cipta, Jakarta

Kartini, 2012. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. PT Rineka Cipta, Jakarta.

Ramaiah, 2003. Kecemasan: Bagaimana Mengatasi Penyebabnya. Jakarta. :Pustaka

Obor.

Sarwono, S, (2004), Sosiologi Kesehatan, Beberapa Konsep Beserta Aplikasinya, FKM

UI, Gama University Press

Sarwono, Solita., 1993. Sosiologi Kesehatan. Yayasan Bina Pustaka. Jakarta.

WHO, 2013. Additional Materials and Chemical Hazardous Food.word Health

Organization Technical Repot Series No. 820. Geneva.

Diterbitkan

2024-12-13

Cara Mengutip

Nurdin, A., Zakiyuddin, Z., Astini, D. ., Mulyadi, M., Mahyuddin, M., Megawati, C. ., … Bahri, I. . (2024). The Relationship Of Entrepreneur Behavior In The Implementation Of Hygien Sanitation With Food Management In The Home Industry. Aceh Sanitation Journal, 3(1), 54–59. https://doi.org/10.30867/asjo.v3i1.771

Terbitan

Bagian

Original research