Breeding Place, Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) at Peureulak Barat Public Health Center, East Aceh Regency, 2025

Penulis

  • Budi Arianto poltekkes kemenkes aceh
  • Wiwit Aditama Poltekkes Kemenkes Aceh
  • Khairunnisa Khairunnisa Poltekkes Kemenkes Aceh
  • Sitty Nahdatul Syima Alhumaira Poltekkes Kemenkes Aceh

DOI:

https://doi.org/10.30867/asjo.v3i2.1100

Kata Kunci:

Dengue Fever, Aedes aegypti, Breeding place

Abstrak

Keberadaan tempat perkembangbiakan (Breeding Place) berperan penting dalam peningkatan populasi nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor utama Demam Berdarah Dengue (DBD). Tujuan nya untuk Mengetahui hubungan jenis breeding place dengan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Peureulak Barat Kabupaten Aceh Timur tahun 2025. Metode yang digunakan yaitu Penelitian kuantitatif dengan rancangan case control study. Sampel terdiri dari 16 kasus (penderita DBD) dan 16 kontrol (tidak menderita DBD). Data dikumpulkan dengan observasi dan wawancara, dianalisis menggunakan uji Chi-Square.Hasil penelitian yaitu Tidak terdapat hubungan antara tempat penampungan air dengan kejadian DBD (p=0,066), terdapat hubungan signifikan antara bukan tempat penampungan air dengan kejadian DBD (p=0,029), serta tidak terdapat hubungan antara tempat penampungan air alamiah dengan kejadian DBD (p=0,394).Jenis breeding place yang paling berhubungan dengan kejadian DBD adalah bukan tempat penampungan air. Masyarakat perlu meningkatkan kegiatan PSN (3M Plus) terutama pada wadah bekas yang berpotensi menampung air.

Referensi

1. Harapan, H., Michie, A., Mudatsir, M., Sasmono, R.T., & Imrie, A. Epidemiology of dengue hemorrhagic fever in Indonesia: A systematic review. Asian Pacific Journal of Tropical Medicine. Published online 2019; 12(2): 93–99.

2. Ministry of Health of the Republic of Indonesia. Indonesia Health Profile 2023. Jakarta: Ministry of Health RI. Published online 2024.

3. East Aceh District Health Office. Report on the Number of DHF Cases in East Aceh Regency in 2024. Published online 2024.

4. Nasitti Sekar Arin. Factors Associated with the Incidence of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) in the Working Area of Klagenserut Community Health Center. Stikes Bhakti Husada Mulia Madiun. Published online 2021.

5. Bustan, M. Epidemiology of Non-Communicable Diseases. 2nd Edition. Jakarta: Rineka Cipta. Published online 2007.

6. Ministry of Health of the Republic of Indonesia. Prevention and Control of DHF in Indonesia. Jakarta: Ministry of Health RI. Published online 2017.

7. Sulinia, F. The Relationship Between Breeding Places and the Incidence of Dengue Hemorrhagic Fever in Urban Areas. Journal of Public Health. Published online 2021; 15(2): 123–130.

8. Rizkhatul, M. Environmental and Community Behavior Factors Associated with the Incidence of DHF. Indonesian Journal of Epidemiology. Published online 2017; 9(1): 45–52.

9. Halimatussakdiah, H., Lestari, K. P., & Hamidah, H. (2023). Penerapan Oketani Breast Massage (OBM) pada ibu postpartum dengan pendekatan Evidence Based Nursing Practice (EBNP). Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan, 4(2), 252-262.

10. Halimatussakdiah, H., Abdurrahman, A., Mutiah, C., & Veri, N. (2024). Pengembangan Desa Sehat Ibu dan Remaja Putri (Bu_Retri) dengan Pendekatan Tokoh Gampong. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 7(12), 5293-5307.

11. Halimatussakdiah, H., Isneini, I., Taufik, T., & Sari, M. (2025). Edukasi Activity Daily Living (Adl) pada Pasien Penyakit Jantung (Coronary Artery Desease). Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 8(4), 1786-1796.

Diterbitkan

2025-11-09

Cara Mengutip

Arianto, B., Aditama, W., Khairunnisa, K., & Syima Alhumaira, S. N. (2025). Breeding Place, Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) at Peureulak Barat Public Health Center, East Aceh Regency, 2025. Aceh Sanitation Journal, 3(2), 40–43. https://doi.org/10.30867/asjo.v3i2.1100

Terbitan

Bagian

Original research

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.